Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca 2015

Pada tanggal 5 Desember 2015 Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI mengadakan acara Safari Nasional Gerakan Gemar Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2015. Kegiatan yang digelar di aula Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, mengambil tema “Membangun Karakter Bangsa melalui Gemar Membaca dengan memberdayakan Perpustakaan". Hadir dalam Safari Nasional tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, H. Sudarto, SH, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpustakaan Nasional RI Drs. Muh Syarif Bando, M.M., serta kepala BPADD periode sebelumnya, Dra. Marie Y.E. Balebu, M.Si dan Dra. Hj. Yufni Bungkundapu, M.Si.

Wakil Gubernur Sudarto dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI yang telah memilih Sulawesi Tengah melalui BPADD Prov. Sulteng sebagai tempat penyelenggaran Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca Tahun 2015. Wagub mengharapkan bahwa melalui kegiatan ini pembudayaan dan kegemaran membaca masyarakat di Sulteng dapat ditingkatkan dengan cepat.

Selanjutnya Wagub menyatakan, dimanapun dan kapanpun waktu sebaiknya senantiasa dimanfaatkan untuk selalu membaca, karena membaca dapat memperkaya pengetahuan serta memperluas wawasan untuk membentuk watak dan sikap seseorang menjadi cerdas, inovatif, terampil dan memiliki kreatifitas yang tinggi sehingga mampu berkompetisi dalam berbagai bidang kehidupan.

“Semoga kegiatan ini memberi kontribusi yang besar dalam upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju terwujudnya Sulawesi Tengah sejajar dengan provinsi maju di kawasan timur, bahkan sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia” tutur Wagub mengakhiri sambutannya.

Selanjutnya, Kepala BPADD Prov. Sulteng, Drs. H. Irwan Lahace, M.Si. menyatakan bahwa terpilihnya Sulawesi Tengah sebagai tempat penyelenggaraan Safari Nasional Gemar Membaca Tahun 2015 tidak terlepas dari teguhnya komitmen BPADD Sulteng untuk mengembangkan dan memajukan perpustakaan di Sulawesi Tengah. Hal ini juga sebagai apresiasi terhadap prestasi yang diukir oleh BPADD Sulteng yang mendapat Grade A dalam hal pengembangan dan pengimplementasian perpustakaan digital di Indonesia.

Sulteng Expo 2015

Sulteng Expo merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Provinsi Sulawesi Tengah. Perhelatan Sulteng Expo 2015 dilaksankan bertepatan degan HUT Sulawesi Tengah yang ke-51 pada tanggal 13 April. Sulteng Expo menghadirkan beberapa rangkaian acara seperti pameran, lomba, pagelaran seni budaya serta hiburan dari artis lokal maupun Nasional. Kegiatan yang dilaksakan pada 13-18 April 2015 ini selain diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dan juga oleh beberapa provinsi lain di Indonesia.

Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Sulteng Expo 2015 mengadakan Pameran Perpustakaan dan Arsip serta kegiatan Lomba Minat Baca. Stand pameran BPADD Sulteng menampilkan buku-buku koleksi lokal Sulawesi Tengah serta beberapa koleksi arsip daerah. Kegiatan lomba minat baca yang dilaksanakan untuk memeriahkan Sulteng Expo 2015 antara lain, lomba mewarnai, lomba menggambar, lomba baca puisi serta lomba penulisan karya ilmiah. Selain itu dijadwalkan juga pemutaran koleksi film-film perjuangan di Stand BPADD Sulteng.

Dengan keikutsertaan BPADD Sulteng dalam meramaikan pelaksanaan Sulteng Expo 2015 diharapkan masyarakat Sulawesi Tengah dapat lebih mengetahui dan mengenal perpustakaan dan arsip sehingga dapat memanfaatkan keberadaanya sebagai pusat sumber informasi sekaligus pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan seni budaya khususnya di provinsi Sulawesi Tengah.

Lomba Minat Baca dan Pameran Perpustakaan Tahun 2015

Dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun Perpustakaan dan membudayakan Gemar Membaca Tahun 2015 serta memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah, maka Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah akan menyelenggarakan Lomba Minat Baca dan Pameran Perpustakaan yang akan dilaksanakan tanggal 24 s.d 27 Maret 2015.
Adapun lomba tersebut adalah:
1. Lomba Mewarnai Tingkat Taman Kanak-Kanak
2. Lomba Bercerita Sejarah Sulawesi Tengah bagi siswa kelas V dan mewarnai bagi siswa kelas I dan II Tingkat Sekolah Dasar
3. Lomba Raja dan Ratu Baca Tingkat SLTP
4. Lomba Puisi/Cipta Puisi Tingkat SLTA
5. Lomba Penyuluh Gerakan Sulawesi Tengah Membaca Tingkat Mahasiswa
6. Lomba Story Telling untuk Guru TK/SD
Pendaftaran dimulai tanggal 02 s.d 20 Maret 2015 pada Sekretariat Panitia Bidang Pembinaan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Jl. Banteng No. 6 Palu

Pendidikan dan Pelatihan Teknis Tenaga Pengelolaan Perpustakaan Tahun 2014

Dalam rangka meningkatkan kemampuan staf perpustakaan (pustakawan) dalam mengelola perpustakaan sehingga memiliki keterampilan yang baik di bidang pekerjaannya masing-masing, maka Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Tenaga Pengelolaan Perpustakaan se-Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2014.

Pelatihan dilaksanakan dengan cara tatap muka perkuliahan, diskusi, praktek serta kunjungan (studi banding). Peserta pelatihan akan memperoleh pembekalan materi tentang pengetahuan dasar perpustakaan, kegiatan teknis pengelolaan bahan pustaka, otomasi perpustakaan, kepustakawanan dan manajemen perpustakaan.

Pelatihan dilaksanakan selama 6 (enam) hari pada tanggal 15-20 September 2014, bertempat di Hotel Citra Mulia Palu yang diikuti oleh tenaga pengelola perpustakaan umum, sekolah, instansi kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Pelatihan ini dibimbing langsung dan dipandu oleh beberapa orang tim pengajar dari Perpustakaan Nasional RI dan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang sudah berpengalaman di bidang Perpustakaan.

Layanan Storytelling BPADD Sulteng

Dalam rangka membudayakan kegemaran membaca masyarakat Sulawesi Tengah yang diawali dari anak usia dini, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan layanan storytelling bagi anak-anak TK maupun PAUD untuk wilayah Kota Palu dan sekitarnya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat baca pada anak karena disajikan dengan penyampaian cerita yang tidak hanya dibacakan langsung, tetapi dapat juga melalui aksi drama, bernyanyi dan lain-lain.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, membangkitkan emosi, memberi inspirasi, menumbuhkan kekuatan pikiran bahkan dapat menyembuhkan sehingga dapat membantu anak untuk mengembangkan nilai etika, moral, hormat pada orang tua dan cinta tanah air. Storytelling juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai pada anak yang dilakukan tanpa perlu menggurui sang anak. Umumnya semua anak-anak senang mendengarkan cerita, baik anak balita, usia sekolah dasar, maupun yang telah beranjak remaja bahkan orang dewasa.

Dalam kegiatan storytelling, proses bercerita menjadi sangat penting karena dari proses inilah nilai atau pesan dari cerita tersebut dapat sampai pada anak. Saat bercerita terjadi sebuah penyerapan pengetahuan yang disampaikan pencerita kepada pendengar/penonton. Hal inilah yang menjadi pengalaman seorang anak dan menjadi tugas pencerita untuk menampilkan kesan menyenangkan pada saat bercerita. Storytelling dengan media buku, dapat digunakan pencerita untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan terhadap buku. Banyak diantaranya tidak menyadari bahwa cara mengajar kepada anak dapat menimbulkan kesan tidak menyenangkan pada saat mengenal buku. Namun dengan storytelling pengalaman berbeda akan dirasakan oleh seorang anak. Melalui storytelling, seorang anak akan belajar membaca tanpa perlu merasa dipaksa untuk melakukannya.

Layanan storytelling di perpustakaan diselenggarakan dengan memberikan layanan khusus bagi anak. Layanan anak ini diberi ruang tersendiri yang terpisah dengan layanan remaja dan dewasa. Ruang layanan anak dapat dibuat menjadi dunia anak yang tidak jauh dari bermain, dimana semua anak memiliki peluang untuk mengembangkan diri mereka dalam lingkungan yang mendukung. Dunia yang mendorong perkembangan anak-anak. Dengan memberikan layanan storytelling ini berarti perpustakaan telah berupaya untuk menumbuhkan minat baca pada anak sedini mungkin.